Kamis, 18 Desember 2008

DIGITUIN AJA UDAH SENENG....

by : y@s@
       Waktu menunjukan pukul 07.20 WIB ketika kaki ini menginjak tanah di Batavia. Walau masih pagi tetapi kesibukan sudah nampak tergambar di Bandara Soekarno-Hatta ini. Agak celingukan juga diri ini mencari kemana arah jalan keluarnya. Dengan sisa kantuk yang masih terbawa dari lambung pesawat tadi, aku langkahkan juga kaki ini, sambil menenteng bawaan. Tas jinjing aku selipkan di pundak, tas kresek isi lumpia “Mbak Lien-Semarang” ku tenteng di tangan kanan dan bersiap ambil koper di bagian bagasi.
“ Ah..sampai juga ke Jakarta....” gumamku
Dan tanpa meninggalkan identitas ku sebagai "Wong Ndeso” maka mulailah acara clingak sana clinguk sini. Bukan cari jemputan kantor tapi sambil berharap siapa tahu ketemu artis. Hehehe.. Perjalananku yang bulan Juli kemaren pas bareng sebelahan ama Gunawan yang bintang sinetron itu tuh...Tahu gak kawan..??? kalo ganteng jangan di tanya..wangineeeee itu lho.. poooolllll.....Dari aromanya terbayang ke....Hehehe..
Tapi aktivitas cuci mataku kali ini jadi terganggu karena dari arah belakang, sayup-sayup kudengar suara memanggil...

“ Bu Yaniiiiii.......! “
Dengan muka heran bin ajaib...Wah siapa neh..? Dari cara manggilnya si dipastikan wong mBanjar. Dan mendekatlah seseorang yang bener-bener tidak masuk dalam memori ku...
“ Eh hallo...maaf , siapa ya? “ tanya ku penuh selidik. Dan tak lupa pura-pura sok akrab
“ Bu Yani kan? Yang dari Mbanjar?Masih ngajar di STM Panca Bhakti, Bu? “ tanya nya.
Olala beybeh....cah STM to...pantesan aku babar blas ra kelingan..Yang dulu kayak apa aja aku dipaksa pun gak bakal ingat..Sumpe....
“ Eh iya..siapa ini ya? “ ulang ku
“ Saya Ali Sahal , Bu ...Murid ibu di STM dulu kelas MO2 “
“ Oh iya...MO2 ya...ya...ya “ bohongku sok kenal untuk yang kesekian kalinya. Hehe nutupi isin.
“ Ibu kok disini, kerja atau gimana Bu?'
“ Oh saya ada training di sini. Baru sampai dari Semarang “
“ Oh Ibu di Semarang to..Saya di Batam Bu.....”
“ xx**2#$*7%$#@@...xx “ seperti biasanya nek ketemu y@s@ mesti berlanjut obrolan nya.

       Di antara obrolan itu terlukis betapa dia dulu sangat tergugah dengan nasehat-nasehat ku yang katanya mengubah cara pandang dia terhadap dirinya sendiri. Dia merasa jadi anak yang lebih bertanggungjawab dan sadar. Serta dia merasa baru kali itu mempunyai guru yang bisa memahami nya. Dan tahu cara mengarahkannya..
GLEEEKKK.....sumpe aku merasa tersanjung dan tidak mengira. Ada murid yang notabene tidak terlalu aku perhatikan tapi justru merasa aku memberikan perhatian lebih kepadanya. Sungguh pengalaman yang luar biasa.
       Tahukah kawan apa yang sedang aku rasakan..?? Ternyata....ketika seorang guru yang masih di sapa dan dikenal dengan baik oleh (bekas) muridnya, sangatlah indah untuk dirasa. Sungguh kenikmatan dan kebahagiaan yang menakjubkan..Antara senang, bahagia, tak menduga tetapi sekaligus terharu..
       Jujur kukatakan padamu kawan...Jaman aku mengajar dulu, tak terpikirkan olehku untuk mendapat perhatian yang demikian, namun kini setelah belasan tahun setelahnya. Aku masih diberikan kenikmatan dan kebahagiaan dari mengajarku itu..Seorang Maestro Guru pernah berkata padaku “Guru mung di salami lan ditakoni kabare sekang muride bae wis seneng.Apa maning neng ngerti muride wis padha 'dadi' rasane melu marem” Hari itu aku membuktikan kata-kata itu, kawan..!!
       Dan sebagai murid, hendaknya kita juga bisa bersikap demikian. Bila bertemu dengan guru yang pernah mengajar kita hendaklah kita mendatangi, memberi salam, menanyakan kabar...syukur-syukur bisa berbuat lebih. Besar harapanku dengan dibacanya tulisan ku ini, membangkitkan solidaritas dan empati kawan-kawan untuk bisa berbuat sesuatu kepada guru-guru kita khususnya guru SMPN 1 yang kita cintai ini. Ditunggu tanggapan nya..Kapan mau mengadakan acara sowan-sowan..?
( note : tgl 7 – Des -2008 aku berkunjung ke rumah Bu Betty. Beliau senang sekali dan titip salam untuk kalian )

3 komentar:

Anonim mengatakan...

Sowan teng blog kemawon menopo sowan dhumateng pundi Jeng...?
Mumpung Natal + Tahun Baru lho...

Aristri

oksigenhitam mengatakan...

wah apik nih ada media reuni virtual hehe.. sayang aku dudu alumni smp1 ya.. salam nggo kanca-kanca kabeh, esih kelingan ora ya karo nyong ? hehe

Anonim mengatakan...

Ya ampun... Deneng dadi pinter nulis ya yani? Sekedar mengingatkan aja mbiyen SIGIT HERY NUGROHO Keeper SMP 1 yg sok Hermansyah tergila gila poool karo kowe yani, yakin wong curhate karo nyong hehehe sigit kowe neng ngendi saiki kabar kata konon kowe dadi guru neng bengkulu ya hahaha

WIBOWO BAGUS TETUKO