Senin, 20 April 2009

Rasa Itu Masih Ada di Hatiku


Malam baru aja beranjak datang ketika aku tulis e-mail ini. Di tengah rintik hujan dan dingin menyelimuti diri. Setelah sekian lama menghilang. Setelah sekian lama pergi. Seolah aku gak peduli dengan komunitas ini. Mencoba hanya sebagai pemerhati. Melihat satu demi satu tulisan dari teman-teman yang tak disangka-sangka (dan parahnya....ada yang dulu aku sama sekali gak mengenalnya. Biasanya yang gak pernah satu kelas denganku. Maafin aku kalo jujur tak mengenalmu) mulai muncul. Dan menakjubkan banyak sekali yang punya bakat nulis terpendam (atau yang dulu perasaannya juga dipendam? ehm.........jangan ada yang tersinggung ya..).  Aku senang, aku bahagia. Tapi beberapa bulan ini hanya itu yang bisa aku lakukan. Memperhatikan kalian dari jauh.Melihat dan membaca karya-karya kalian. Aku sendiri lupa, kapan terakhir kali aku nulis di blog ini. Yang jelas ketika aku merasa apa sih yang bisa kuperbuat untuk komunitas 88? Belum ada, sama sekali belum ada. Rasa merasa gak punya ide nulis yang akhirnya kebablasan karena ternyata jadi pemerhati enak juga (membela diri nih ceritanya....). Ketika aku mungkin lebih asyik dengan YM dan facebook. Blog ini hanya kubuka sesekali udah gitu aku tutup lagi. Sampai akhirnya ada seorang teman cowok yang dulu sempat kupanggil "virus" dan dia menyebutku "bakteri" mengingatkanku, "Tut, nulis lagi dong di blog. Apa aja kek.Nggak harus serius, yang lucu-lucu juga boleh". Aku jawab,"Udah pernah tuh. Serius sampe lucu"....dia kehabisan akal dan dia pun menjawab,"Iya juga ya". Tapi pertanyaan itu ternyata membekas di kepalaku. Apalagi ketika foto-foto guru pun mulai muncul di blog kita. Melihat wajah-wajah yang dulu begitu tulusnya membimbingku. Wajah lelah yang telah dimakan usia tapi tetap tersenyum. Luluh....ya aku luluh. Kenapa aku hanya bisa membaca tanpa mau menulis lagi. Sibukkah aku dengan urusanku sendiri? Tak pedulikah aku sehingga enggan berkontribusi??. Tanya yang aku punya tak punya jawabnya. Akhirnya.....aku merasa.....yah....Rasa Itu Masih Ada di Hatiku. Rasa untuk tetap bersama-sama kalian, berbagi duka dan bahagia. Rasa untuk mampu bangkitkan ide nulis. Rasa rindu itupun membuncah penuhi dada. Aku kangen, aku rindu kalian semua. Aku gak tahan lagi. Aku ingin kembali. Menemui teman-temanku lagi. Kalo yang dulu belum kenal smoga jadi kenal di forum ini. Tahukah kalian bahwa rasa memiliki dan ingin kembali mewarnai pelangi di komunitas 88 sungguh tak bisa kuungkapkan? Speechless..... Aku akan nulis lagi. Aku akan berbagi lagi. Aku pasti kembali (baca dengan nada lagunya Pasto....). Insya ALLAH... Mohon maaf sempat cuek pada kom 88. Pengurus pun udah terbentuk, hebat. Bikin newsletter yang isinya alamat semua anggota donk. Databasenya ada di siapa nih??. Udah dulu ya.
UHAS

4 komentar:

Anonim mengatakan...

Hai umi! Aku tetap memanggilmu umi ajah lah gak mau tuti, eh terimakasih ya terimakasih yg mendalam atas nomor HP yg sangat berarti sekali bagi aku, UMI telah berjasa juga kok menyambung silaturahmi kami thanks ya bravo umi!

Anonim mengatakan...

Ehm... akhirnya dirimu mo nulis lagi... thanks..
Jadi rame...
Facebooknya juga sepi nih...
Hendi...

Anonim mengatakan...

Alhamdulillah,akhirnya dirimu mau muncul lagi bu,aku kangen sama tulisan2 dirimu yang bener2 gak ada matinye,agak lama ya kita gak kirim kabar,ayo semangat bu ! padahal sekarang aku yang lagi nglokro nich...
aku akan kembali dengan tulisan2 aku juga..miz u ibu tuti.. Susy

Anonim mengatakan...

kaya artis baen ya...akeh sing pada kangen,,kangen karo nyong kappppan??