
Assalamu'alaikumwr.wb.
Lama gak nulis rasanya kangen banget. Apa kabar teman-teman semua? Smoga masih sehat-sehat dengan aktifitasnya masing-masing. Angin yang sepoi..... Kujadikan judul karena aku lihat itu yang lagi kita rasakan di blog kita sekarang. Terlena (bukan bermaksud ngefans sama Siti Nurjanah)...Maaf kalo ternyata cuma aku yang rasakan ini.
Banyak ide-ide briliant yang muncul menggugah hati dan jiwa tapi tetap kita tak bergeming. Andi, Tyo, Edi dan Susi. Aku salut pada ide-ide kalian. Angin sepoi rasa kangen pada kawan-kawan lama (dengan semua memori indah dan buruk yang ada) udah kelamaan membuat kita jadi terkantuk-kantuk. Bahkan mungkin sebentar lagi tertidur (terus mimpi lagi deh......) tiba-tiba ketemuan di reuni entah tahun berapa. Rasanya rugi banget ya kalo kiprah kita hanya dari reuni ke reuni yang mungkin isinya makan dan nyanyi-nyanyi. ALLAH SWT mempertemukan kita lagi karena kita masih dikasih kesempatan untuk berbuat yang lebih
baik.
baik.
Untuk almamater, guru dan teman-teman. Bukan bermaksud ngasih masukan yang berat-berat. Tapi berbuatlah yang sedikit tapi berarti besar. Kalo kepengurusan dirasa terlalu berat ya bisa kita tunda dulu. Kita coba kumpulkan dana yang besarannya terserah pada teman-teman, semampunya.Karena pada dasarnya jangan sampe membuat dapur orang lain "gak ngebul lagi". Dana itu bisa kita gunakan untuk membantu guru atau teman yang secara ekonomi belum sejahtera atau membeli buku (yang jarang ada di banjar ) untuk kita sumbangkan ke perpustakaan SMP. Tapi konkretnya kayak apa aku sendiri belum punya gambaran jelas. Makanya aku minta masukan teman-teman. Kalo belum ada yang bersedia No. rekeningnya digunakan aku menawarkan diri untuk itu. Ide tadi tiba-tiba muncul agar kita gak kelamaan terlena, termangu-mangu mengenang memori (ehmmm....) dan akhirnya emang betul-betul diam di tempat meski banyak anggota komunitas ini yang punya kemampuan dana yang luar biasa.
Tentu saja semua harus ada laporan penggunaannya nanti. Waktu berjalan terus lho... Maju dan tiada pernah mundur lagi. Bukankah memberi kebahagiaan pada orang lain akan melahirkan bahagia yang indah di lubuk hati kita. Bravo Kom"88. (buat Anti, smoga ibumu sudah pulih:Tyo, masih inget aja Mettalica:Yuli, sibuk,Jeng?: Lusi, susah banget dihubungi: Susi, tulisanmu gak ada matinye: Yani, miss u: Andi karteng, tetap semangat dan buat yang lain tetap jaga tali persahabatan ini........)
By :Tuti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar